Piastri Rombak Tim Pribadi Jelang Musim 2026, Rekrut Insinyur Lama dan Perkuat Dukungan Mental
Oscar Piastri merombak struktur tim pribadinya menjelang musim Formula 1 2026 dengan merekrut insinyur Pedro Matos dan pelatih mental Emma Murray, serta mengurangi peran Mark Webber di paddock. Langkah ini diambil setelah evaluasi performa pada paruh akhir musim 2025.
SAKHIR, Bahrain — Pembalap McLaren Oscar Piastri merombak struktur tim pribadi yang mendampinginya di Formula 1 menjelang musim 2026, dengan merekrut dua figur baru di paddock dan mengurangi peran manajer sekaligus mentornya, Mark Webber. Langkah ini diambil setelah evaluasi internal atas performa yang menurun pada paruh akhir musim 2025.
Menurut laporan Motorsport.com yang dipublikasikan Rabu (11/2/2026), Piastri datang ke paddock tes pramusim Bahrain dengan formasi baru yang mencakup insinyur balap Pedro Matos dan pelatih mental Emma Murray, yang akan berperan lebih aktif sepanjang musim. (it.motorsport.com)
Restrukturisasi tim pribadi
Piastri tetap mempertahankan Webber dan Ann Neal sebagai manajemen komersialnya, tetapi peran Webber di lintasan akan berkurang dibandingkan musim sebelumnya. Perubahan tersebut mencerminkan pergeseran fokus ke dukungan teknis yang lebih langsung bagi pembalap Australia itu selama akhir pekan balapan.
Pedro Matos, insinyur asal Portugal berusia 33 tahun, memiliki hubungan panjang dengan Piastri. Ia menjadi insinyur balap Piastri di tim Prema pada Formula 2 musim 2021, ketika Piastri menjuarai kejuaraan sebagai debutan, dan pernah bekerja dengannya pada musim debut Formula 4 Inggris pada 2017. Kehadiran Matos dipandang sebagai upaya untuk menghadirkan sudut pandang teknis independen yang sebelumnya sebagian dipegang oleh Webber.
Selain itu, Emma Murray, pelatih mental yang telah bekerja dengan Piastri sejak awal kariernya di balap formula, akan hadir lebih sering di lintasan untuk mendukung kesiapan psikologis pembalap tersebut sepanjang musim.
“Ini adalah arah baru yang diinginkan Oscar, yang ingin menemukan kembali harmoni seperti pada paruh pertama musim lalu,” tulis Motorsport.com dalam laporannya. (it.motorsport.com)
Latar belakang perubahan
Keputusan restrukturisasi ini muncul setelah Piastri mengalami penurunan performa pada akhir musim 2025, yang memicu evaluasi menyeluruh terhadap faktor teknis dan personal di sekelilingnya. Beberapa analis melihat langkah ini sebagai indikasi bahwa Piastri tidak sepenuhnya menyalahkan tim McLaren atas kemunduran performa tersebut, melainkan menilai perlu adanya perubahan dalam dukungan pribadi di lintasan.
McLaren sendiri dilaporkan tidak melakukan perubahan signifikan pada struktur teknis tim balap yang bekerja langsung dengan Piastri, menandakan bahwa perubahan lebih difokuskan pada manajemen dan dukungan personal pembalap.
Konteks karier dan posisi Piastri di F1
Piastri, yang lahir pada 2001, merupakan salah satu pembalap muda paling menonjol di Formula 1, dengan gelar juara Formula 2 dan Formula 3 pada musim debut. Ia bergabung dengan McLaren pada 2023 dan secara cepat menunjukkan potensi sebagai penantang kemenangan balapan dan gelar di masa depan.
Restrukturisasi tim pribadi ini sejalan dengan tren pembalap papan atas yang memperkuat dukungan teknis dan psikologis untuk meningkatkan konsistensi performa, terutama di tengah persaingan ketat dengan pembalap generasi baru seperti Lando Norris, Max Verstappen, dan pembalap muda lainnya.
Dampak dan kemungkinan perkembangan
Perubahan ini diperkirakan akan memengaruhi cara Piastri bekerja dengan tim McLaren selama akhir pekan balapan, khususnya dalam pengambilan keputusan teknis dan pengelolaan tekanan kompetitif.
Jika berhasil, pendekatan baru ini dapat memperkuat posisi Piastri sebagai kandidat juara jangka panjang. Namun, efektivitas restrukturisasi tersebut baru akan terlihat setelah beberapa balapan pertama musim 2026, ketika dinamika baru antara pembalap, tim pribadi, dan tim pabrikan mulai diuji di lintasan.